Selasa, 06 November 2012

 MAHA 15
"Surat buat Malaikat Malam"

Mengais laknat dosa dari derunya malam….
Gerlap lampu seakan jadi saksi lambaian dosa….
Air mata pun kini menjadi dusta….
Diantara nikmat dan penyesalan kini yang ku rasa….

Aku bagai debu yang tak dihiraukan orang….
Hati ini kularang bersandar di setiap pelukkan orang….
Ku Tanya pada diri ini, “aku sebagai pelipur lara hati kaum-MU…??”
“Atau bahkan hanya pelampiasan nafsu sesat kaum-MU…??”

Ku hindari bermain hati saat senja mulai mengaburkan mata hatiku...
ku sandarkan raga tua ini di ujung jalan berbalutkan dinginnya sang malam...
Ku Tanya pada diri ini, “aku sebagai pelipur lara hatimu kah…??”
“Atau bahkan hanya pelampiasan nafsu sesatmu…??”

Hidup berlimpah cinta dari para penjajah cinta malam...
Tak pernah ku pungkiri jika aku terjebak cinta sesaat...
Cinta yang mengagungkan kenikmatan semata...
Andai Dia Tau, Andai Dia Merasa...
Saat tangan ingin di Raih. namun tlah berlumur Dosa...

Madiun, 06 November 2012
15;25 PM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Headlines News :