Pengakuan Cintha-Ku
Rongga waktu memaksaku bertempa jumpa....
Menjejali pandang mata dengan sebuah kata Cintha...
Seluruh panca indra ini mulai terpasung Cintha-Mu....
Angin malam pun serasa hangat menyanding....
Kala seluruh Hati-Mu tlah ku sayangi....
Hari-hari itu penuh angan warna-warni....
Terbingkai dalam balutan senyum-Mu....
Fajar berharap jadi Senja....
Dan pun Senja berharap jadi Malam....
Menanti diri-Mu di alam mimpi....
Namun Cintha-Mu berbuah menjadi Nestapa....
Saat tangan-Mu tlah diraih oleh-Nya....
Sungguh tak bisa aku berpaling dari-Mu....
Meski harus mendulang hari di sisa hati-Mu yang tlah dimiliki....
Jangan letih men-Cinthai-Nya....
Krna slamanya Hati tak akan letih menunggu pengakuan Cintha dari-Mu....
Madiun
21:58,
. 3 Desember 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar