Rabu, 30 November 2011

MAHA-7

Resah-ku
Air matamu mengiris hatiku halus
kuusapkan telapak tanganku ke wajahmu yang pucat
terlihat ketakutan yang mulai menjelma
hingga nafasmu mulai mengalir dalam nafasku

Kubelai rambutmu dengan kelembutan angin malam
tak terasa getaran kasih menyatu diujung jari-jariku
tak kuasa ku menahan gejolak kasih diantara kita
kulimpahkan nuansa kejora malam yang tak bertepi

Tak akan kutinggalkan hatimu yang menangis pilu
telah terpatri janji ini pada kedalaman nuraniku
selamanya akan menyatu kegalauan kasih dalam derita
meski kekuatan malam hendak meranggas tangismu

Especialy for my wife “bunga”
Madiun, 30 November 2011
23:28 pm

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Headlines News :