Rabu, 27 Maret 2013

MAHA-18
Lamunan malam-ku

sayang....
tengoklah awan yang dipeluk senja setiap sore
tampak terpintal harapan dan anganku disana

sayang....
dengarkan suara nyanyian kecil burung gereja
terdengar kata cinta lirih namun ikhlas bersahutan dari nafasnya

sayang....
sejenak ku biarkan dirimu terdiam dalam lamunanmu
agar kau tau bahwa belum ada satupun yang hadir selain sepi

sayang....
bila tak sengaja ku mencintaimu
sejenak biarkan ku isi celah di hatimu
karna ku ingin kau tau bahwa hati ini terpatri
walau harus bercumbu mesra dengan semua yang sia-sia

Madiun 27 Maret 2013
11:35 PM


Selasa, 26 Maret 2013



 MAHA-17
MALAIKAT SUCI SESAAT

kau tlah Sematkan kata ikhlas saat mengantar kepergiannya
tersenyumlah wahai sobat....
segarkan tarian ilalang di esok pagi
jika kau terlelah terlelaplah kau di sandaran bahuku
tebus penyesalan kemarin yang memburamkan harimu
meski kau berharap....
berharap tuk bisa memutar balik hari ini
meski kau berangan....
berangan dia ada di pangkuanmu saat senja nanti
meski kau meminta....
meminta dia di dekapanmu saat dingin malam menyentuhnya
tersenyumlah wahai sobat, seperti saat dia mulai hadir disisimu

kau tlah sematkan kata ikhlas saat mengantar kepergiannya
tersenyumlah wahai sobat....
kini dia hanya terlelap di dampingi mimpi-mimpi indahnya
namun tawa, tangis serta canda tlah jadi payung
yang senantiasa teduhkan hari dan langkahmu
ijinkan sang pencipta menemaninya di alam sana


Madiun 31 desember 2012
15:35 PM

Kamis, 22 November 2012


MAHA 16

---Secarik Dusta---

Taukah dalam gelisah mata ini KAU lah lamunan-KU
Taukah dalam hela nafas ini terselip asa untuk-MU
Taukah ini bukan hanya sekedar nafsu maupun empati
Perasaan ini selalu timbul dari sela senyum yang terabaikan

Ini bukan sekedar Cinta...
Ini bukan sekedar Rasa...
Mengapa kau tinggalkan Nestapa di hari ini
Tak KU mengerti salahku pada-MU
Hingga kau pun tega biarkan diriku sendiri berteman luka senja

Tak mungkin ku dapat pengganti dirimu
Walaupun hati ini sepi
Ku ingin kau tau cinta suci ini akan temani hingga di alamku nanti

Madiun, 22 November 2012
15:38 PM

Selasa, 06 November 2012

 MAHA 15
"Surat buat Malaikat Malam"

Mengais laknat dosa dari derunya malam….
Gerlap lampu seakan jadi saksi lambaian dosa….
Air mata pun kini menjadi dusta….
Diantara nikmat dan penyesalan kini yang ku rasa….

Aku bagai debu yang tak dihiraukan orang….
Hati ini kularang bersandar di setiap pelukkan orang….
Ku Tanya pada diri ini, “aku sebagai pelipur lara hati kaum-MU…??”
“Atau bahkan hanya pelampiasan nafsu sesat kaum-MU…??”

Ku hindari bermain hati saat senja mulai mengaburkan mata hatiku...
ku sandarkan raga tua ini di ujung jalan berbalutkan dinginnya sang malam...
Ku Tanya pada diri ini, “aku sebagai pelipur lara hatimu kah…??”
“Atau bahkan hanya pelampiasan nafsu sesatmu…??”

Hidup berlimpah cinta dari para penjajah cinta malam...
Tak pernah ku pungkiri jika aku terjebak cinta sesaat...
Cinta yang mengagungkan kenikmatan semata...
Andai Dia Tau, Andai Dia Merasa...
Saat tangan ingin di Raih. namun tlah berlumur Dosa...

Madiun, 06 November 2012
15;25 PM

Jumat, 21 September 2012


MAHA 14

--LUPA--


aku berdoa serta meminta berharap sejenak "lupa"....
"lupa" pernah mencintaimu dan menyanyangimu....
"lupa" akan semua kenangan yang menggores masa-masa lalu....
ku tata hati dan pikiran tuk berharap "lupa"....

"lupa" sejenak atau selamanya tuk tenangkan renjana jiwa....
"lupa" makna cinta yang pernah mengetuk lirih hidupku....
tuhan berikan "lupa" itu padaku segera....
jengah dan resah karna diri tak mampu memahami arti cintamu....

biarkan aku tenang dalam balutan "lupa" akan dirimu....
kan ku tapaki hari meski berai dan rapuh ku rasa....
tuhan berikan 'lupa' itu padaku segera....
sungguh dari balik kata 'lupa" masih terselip sayang untukmu....

madiun, 21 september 2012
15:05 PM
Headlines News :